Senin, 12 Januari 2015

Sedikit Tentang Saya



Halo Hai
Assalammualaikum wr wb
Perkenalkan nama Saya Femi, bidan yg diamanahkan untuk melayani masyarakat Desa Dasan Tapen. Surat tugas saya dari Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Barat berlaku sejak tanggal 9 Desember 2014, menggantikan Bidan Ida yg di mutasi ke Puskesmas induk Dasan Tapen.
Sebelumnya saya pernah di tugaskan selama 2 tahun di Puskemas Meninting kecamatan Batu Layar Kabupaten Lombok Barat, awal tahun 2013  berselang saya mendapatkan mutasi sekaligus SK Bidan PTT dari Pusat Jakarta penempatan di Dese Penimbung, kecamatan Gunung Sari Kab. Lombok barat.
Walau baru 5 tahun menjadi Bidan tetapi saya bahagia menjalani peran mulia ini, membantu ibu dalam perjuangan Syahidnya melahirkan generasi manusia ke dunia.
Walau secara materi profesi bidan dilihat cukup potensial dan menghasilkan banyak uang, tetapi sejujurnya tujuan saya menjadi bidan kini bukanlah materi, walau dahulu saya sangat tidak pernah bercita-cita menjadi tenaga kesehatan, namun keinginan kedua orangtua yangg juga pensiunan perawat di puskesmas yang mengarahkan saya menjadi tenaga kesehatan.
Kedua kakak laki-laki sayapun di sekolahkan pada bidang kesehatan, pertama sarjana kesehatan masyarakat dan kakak kedua saya pada akademi kesehatan lingkungan.

 
Alhamdulillah puji syukur kepada Alloh swt, dari profesi ini pula Alloh swt mengirimkan jodohnya kepada saya, suami saya bekerja di Dinas Kesehatan Kab.Lombok Barat dan kami berjumpa dalam tugas dinas yang sama di suatu meja makan meeting tenaga kesehatan.
Sejak menikah awal Tahun 2014, saat ini saya di karuniakan seorang putra yang sangat lucu dan pengertian. Putra kami lahir tanggal 1 Oktober 2014 dan kami sepakat memberinya nama Langit Rinjani,sebagai harapan kami agar ia berjiwa luas, menjadi orang yg tinggi bukan pada sikap, tetapi pada cita-cita.

Saya berharap dapat menjalankan amanah sebagai bidan dengan sebaik-baiknya, member pelayanan yang ramah, bersih,mudah,murah dan berkwalitas kepada semua masyarakat. Agar menjadi sebuah amal jariyah dan ibadah kepada Alloh swt.
Dan melalui tehnology informasi saya dibantu suami mencoba menggembangkan kesadaran masyarakat akan manfaat dari internet dalam menunjang kesehatan Ibu dan anak. Semoga blog sederhana ini dapat bermanfaat, khususnya untuk diri saya sendiri dan umumnya untuk sesame.

Akhir kata terima kasih telah bersedia mengunjungi dan membaca tulisan dan informasi dari kami.



Rabu, 07 Januari 2015

Pentingnya Memeriksakan Kehamilan.





Kenapa pemeriksaan kehamilan begitu penting yang wajib dilakukan oleh para ibu hamil? karena dalam pemeriksaan tersebut dilakukan monitoring secara menyeluruh baik mengenai kondisi ibu maupun janin yang sedang dikandungnya. Dengan pemeriksaan kehamilan kita dapat mengetahui perkembangan kehamilan, tingkat kesehatan kandungan, kondisi janin, dan bahkan  penyakit atau kelainan pada kandungan yang diharapkan dapat dilakukan penanganan secara dini.

Berikut diterangkan mengenai hal apa saja yang dilakukan dalam pemeriksaan kehamilan, sebagai bahan pengetahuan bagi para ibu hamil agar menuju kehamilan yang sehat dan keluarga yang berkualitas.

Pemeriksaan Berat Badan
Pemeriksaan berat badan dilakukan setiap kali ibu hamil memeriksakan kandungannya, hal ini dilakukan untuk mengetahui pertambahan berat badan, serta apakah pertambahan berat badan yang dialami termasuk normal atau tidak. Pertambahan berat badan yang normal akan sangat baik bagi kondisi ibu maupun janin. Sebaliknya, jika pertambahan berat yang dialami tidak normal, akan menimbulkan resiko pada ibu dan janin. Bagi ibu hami yang mengalami pertambahan berat badan yang tidak normal, dokter atau bidan akan memberikan saran yang sebaiknya dilakukan agar ibu hamil memperoleh pertambahan berat badan yang normal.

Pemeriksaan Tinggi Badan
Pemeriksaan tinggi badan juga dilakukan saat pertama kali ibu melakukan pemeriksaan. Mengetahui tinggi badan sangat penting untuk mengetahui ukuran panggul si ibu. Mengetahui ukuran panggul ibu hamil sangat penting untuk mengetahui apakah persalinan dapat dilakukan secara normal atau tidak. Karena jika diketahui bahwa tinggi badan ibu dianggap terlalu pendek, dikhawatirkan memiliki panggul yang sempit dan juga dikhawatirkan proses persalinan tidak dapat dilakukan secara normal, dan hal ini harus dilakukan secara caesar. Dengan diketahuinya hal ini secara dini, maka ibu hamil diaharapkan segera menyiapkan diri baik dari segi materi dan mental untuk menghadapi persalinan dengan caesar.

Pemeriksaan Urin
Pemeriksaan urin dilakukan untuk memastikan kehamilan. Selain itu, pemeriksaan juga dilakukan untuk mengetahui fungsi ginjal ibu hamil, ada tidaknya protein dalam urin, dan juga mengetahui kadar gula dalam darah. Adanya protein dalam urin mengarah pada pre-eklampsia. Sedangkan kadar gula darah dapat menunjukkan apakah ibu hamil mengalami diabetes melitus atau tidak.

Pemeriksaa Detak Jantung
Pemeriksaan ini penting untuk mengetahui apakah janin dalam berada dalam kondisi sehat dan baik. Permeriksaan detak jantung ini biasanya menggunakan Teknik Doopler sehingga ibu hamil dapat mendengarkan detak janin yang dikandungnya.

Pemeriksaan Dalam
Dilakukan untuk mengtahui ada tidaknya kehamilan, memeriksa apakah terdapat tumor, memeriksa kondisi abnormal di dalam rongga panggul, mendiagnosis adanya bisul atau erosi pada mulut rahim, melakukan pengambilan lendir mulut rahim (papsmear), mengetahui ada tidaknya penyakit kehamilan, mengetahui letak janin, dan untuk mengetahui ukuran rongga panggul sebagai jalan lahir bayi. Biasanya pemeriksaan ini dilakukan di awal kehamilan.




Pemeriksaan Perut
Dilakukan untuk melihat posisi atas rahim, mengukur pertumbuhan janin, dan mengetahui posisi janin. Pemeriksaan ini harus dilakukan secara rutin setiap kali dilakukan pemeriksaan dengan dokter kandungan atau bidan.

Pemeriksaan Kaki
Dilakukan untuk mengetahui adanya pembengkakan (oedema) dan kemungkinan varises. Pembengkakan yang terjadi di minggu-minggu akhir kehamilan adalah normal, namun pembengkakan yang berlebihan menandakan pre-eklampsia,

Pemeriksaan Darah
Pemeriksaan darah bertujuan untuk mengetahui kesehatan umum ibu hamil. Pemeriksaan darah juga dapat dilakukan dengan pemeriksaan AFP (alpha fetoprotein). Pemeriksaan ini bertujuan untuk mengetahui kemungkinan gangguan saluran saraf tulang belakang dan untuk mendeteksi otak janin. Kadar AFP yang rendah menunjukkan adanya kemungkinan down sindorm pada janin. Biasanya pemeriksaan AFP dilakukan pada usia kehamilan sekitar 15-20 minggu.

Uji TORCH (Toksoplasma Rubella Cytomegalovirus Herpesimpleks)
Dilakukan untuk mengetahui ada tidaknya infeksi parasit seperti TORCH di dalam tubuh ibu hamil. Infeksi TORCH biasanya menyebabkan bayi terlahir dengan kondisi cacat atau mengalami kematian. Pemeriksaan TORCH dilakukan dengan menganalisis kadar imunogloblin G (IgG) dan imunoglobin M (IgM) dalam serum darah ibu hamil. Kedua zat ini termasuk ke dalam sistem kekebalan tubuh. Jika ada zat asing atau kuman yang menginfeksi tubuh, maka tubuh akan memproduksi IgG dan IgM untuk melindungi tubuh. Banyak sedikitnya IgG dan IgM dalam serum darah mengindikasikan ada tidaknya infeksi serta besar kecilnya infeksi. Jika hasil IgG negatif, berarti infeksi terjadi pada masa lalu dan kini sudah tidak aktif lagi. Jika hasil IgM positif, berarti infeksi masih berlangsung aktif dan ibu hamil memerlukan pengobatan agar janin dalam kandungan yang terinfeksi dapat segera ditangani sehingga infeksi tidak semakin buruk.



Bahagia menjalani kehamilan sehat

Sumber : Pemeriksaan Kehamilan - Bidanku.com http://bidanku.com/pemeriksaan-kehamilan#ixzz3OH4nH7E9